Tanpa terasa bumi berputar sudah di penghujung tahun 2009, ahhh masih banyak hal-hal yang belum bisa diraih. Tanpa pernah putus asa dan pantang menyerah terus berusaha menggapai cita, cinta dan harapan. Banyak sudah kisah di tahun ini yang sangat sulit untuk diurai kembali satu persatu menjadi kepingan-kepingan, semuanya telah tersusun menjadi sebuah mozaik yang aku rasa belum lah begitu indah, akan tetapi kalau dinilai sudah lebih berwarna dari tahun yang lalu. Dipenghujung tahun 2009 masih mencoba mengais-ngais kepingan untuk menyempurnakan mozaikku, berharap dan berusaha kepingan yang terbaiklah yang kudapat sehingga akhir tahun bisa terasa lebih bermakna.
Jumat, 25 Desember 2009
Minggu, 03 Mei 2009
bekerja dan bergembira
berjumpa bekerja dan bergembira,
manusia makhluk sosial butuh orang lain
tidak bisa hidup sendiri
ketika butuh orang lain manusia akan bersifat manis
ketika tidak butuh akan berlaku seenaknya..
akankah begitu....
apakah sikap tersebut nyata adanya.....
karena setiap manusia akan berjumpa manusia yang lainnya...
dan karena setiap manusia akan bekerja.....
maka bergembiralah selalu dalam segala suasana...
manusia makhluk sosial butuh orang lain
tidak bisa hidup sendiri
ketika butuh orang lain manusia akan bersifat manis
ketika tidak butuh akan berlaku seenaknya..
akankah begitu....
apakah sikap tersebut nyata adanya.....
karena setiap manusia akan berjumpa manusia yang lainnya...
dan karena setiap manusia akan bekerja.....
maka bergembiralah selalu dalam segala suasana...
Sabtu, 25 April 2009
ketika semua berlalu dengan begitu saja, berharap semua yang ada nyata adanya tidak hayalan semata. waktu terus berlalu, jam terus berputar, matahari setia menemani bumi aku terus berlalu, berkawan dengan debu jalanan, berkawan dengan angin yang berhembus. tetap melangkah dan yakin suatu saat akan temukan oase yang sembuhkan dahaga ku yang telah lama bersarang di tenggorokan ini. berharap temukan taman yang teduh dan indah di penuhi warna warni bunga yang semerbak harumnya tenangkan jiwa dan raga ini.
teman silih berganti mengiringi langkah kaki ini yang tetrasa makin lama makin berat, jatuh bangun menjadi sesuatu yang biasa, penghianatan juga terasa menyakitkan kawan menusuk dari belakang menggunting dalam lipatan didepan tersenyum dibelakang menggunjing, tapi itu semua dihadapi dengan ketegaran hati dan membuat semakin dewasa.
teman silih berganti mengiringi langkah kaki ini yang tetrasa makin lama makin berat, jatuh bangun menjadi sesuatu yang biasa, penghianatan juga terasa menyakitkan kawan menusuk dari belakang menggunting dalam lipatan didepan tersenyum dibelakang menggunjing, tapi itu semua dihadapi dengan ketegaran hati dan membuat semakin dewasa.
Senin, 23 Maret 2009
masa kampanye telah tiba, pesta lima tahunan kembali digelar, kita jadi bertanya? sebenarnya buat apa pesta ini? untuk hura-hura, untuk kesenangan rakyat, sebagai ajang refresing para elite politik, atao sebagai wahana memperjuangkan rakyat...ah gak tau lah. semua punya jawaban-jawaban sendiri, tergantung dari siapa yang menjawab. bulan ini juga bulan dengan penuh kata-kata yang manis dari janji-janji para caleg lihat saja di jalanan dipenuhi dengan baliho, spanduk, benner, bendera, poster, stiker yang membuat kotor kota, semrawut serba tidak teratur, coba bayangkan belum jadi saja sudah sulit diatur semaunya sendiri apalagi kalo sudah jadi??? kembali lagi ke janji apa para caleg gak berkaca...janji-janji yang dulu belum terpenuhi semua padahal janji adalah hutang eh sekarang sudah terbar pesona dengan janji yang setinggi awan di angkasa, seluas samudra, seindah taman firdaus dan harum semerbak wangi kesturi tapi siapa yang menjamin semua janji-janji akan terlaksana : presiden, mpr, dpr mentri atau siapa, tak ada yang berani menjamin? kalo boleh dikata negri ini bisa disebut dengan negri seribu janji..to be cntinued
Langganan:
Postingan (Atom)